Ligapetani.com – Liga Inggris musim 2025/26 sudah berjalan hingga pekan ke-15. Sejauh ini, sudah mulai terlihat beberapa tim yang mungkin saja akan teregradasi ke ajang Championship musim depan akibat penampilannya yang buruk.
Salah satu isu paling panas yang mencuri perhatian adalah merosotnya performa Manchester United, yang bahkan membuat sebagian fans dan pengamat mulai mempertanyakan kemungkinan skenario ekstrem: Apakah Manchester United bisa terdegradasi?
Walaupun peluang itu tetap kecil mengingat kualitas skuad dan finansial klub, performa buruk mereka di awal musim membuat isu ini sulit dihindari.
Namun, selain Manchester United, ada beberapa tim lain yang secara objektif memiliki peluang lebih besar untuk terdegradasi. Artikel ini akan membahas kondisi Manchester United sekaligus memetakan calon-calon tim yang berpotensi turun kasta di Premier League musim 2025/26.
Kondisi Manchester United Musim 2025/26: Apakah Ancaman Degradasi Realistis?
Manchester United menjalani awal musim 2025/26 dengan performa yang jauh dari kata meyakinkan. Sejumlah faktor membuat posisi mereka terpuruk:
Performa Lini Belakang yang Rapuh
Kebobolan yang terlalu mudah menjadi masalah utama United di musim ini. Meski telah melakukan beberapa pembenahan pada musim panas, soliditas pertahanan tidak pernah stabil. Serangkaian kesalahan individu membuat mereka sering kehilangan poin berharga.
Ketergantungan pada Pemain Senior
MU kini masih mengandalkan beberapa pemain senior yang performanya mulai menurun. Kurangnya regenerasi di lini tengah dan serangan membuat mereka kesulitan melawan tim dengan intensitas tinggi.
Ketidakkonsistenan Manajer dan Taktik
Pergantian strategi yang terlalu sering menyebabkan pola permainan United tidak stabil. Para pemain tampak kebingungan menentukan ritme dan gaya bermain, terutama saat menghadapi pressing lawan.

Apakah United bisa degradasi?
Secara matematis mungkin, tetapi secara realistis peluangnya tetap kecil. Meskipun begitu, jika performa buruk berlanjut hingga pertengahan musim, tekanan mental bisa menjadi faktor yang memperburuk keadaan. Namun, dibandingkan klub-klub papan bawah lainnya, kualitas United masih relatif lebih baik.
Klub Liga Inggris dengan Risiko Degradasi Tertinggi Musim 2025/26
Saat ini ada beberapa klub yang secara statistik, performa, dan kedalaman skuad berpotensi menjadi kandidat degradasi.
Brentford: Tanpa Ivan Toney, Ketajaman Hilang
Brentford adalah salah satu klub yang paling terpukul setelah kepergian Ivan Toney beberapa musim lalu. Hingga kini, mereka belum menemukan pengganti yang sepadan.
Kelemahan utama Brentford:
-
Minimnya produktivitas gol
-
Gaya bermain direct mereka mudah dibaca lawan
-
Pertahanan tidak lagi se-solid dua musim sebelumnya
-
Depth pemain sangat tipis
Brentford menjadi kandidat kuat degradasi apabila tidak segera memperbaiki efektivitas serangan.
Nottingham Forest: Stabilitas yang Tak Pernah Datang
Forest sudah beberapa musim berturut-turut berada di zona papan bawah. Perombakan skuad besar-besaran yang dilakukan setiap musim ternyata menciptakan ketidakstabilan jangka panjang.
Masalah yang dihadapi Forest:
-
Berganti manajer terlalu sering
-
Banyak pemain baru tapi tidak menyatu
-
Pertahanan sangat rapuh dan mudah dibongkar
-
Rekor tandang buruk
Jika tren negatif berlanjut, Forest adalah salah satu tim dengan peluang degradasi tertinggi musim ini.
Burnley: Tim Promosi dengan Risiko Tinggi
Sebagai tim promosi, Burnley membawa gaya bermain yang menarik, namun kualitas skuad mereka masih jauh di bawah mayoritas peserta Premier League.
Apa yang menjadi tantangan Burnley?
-
Minimnya pengalaman di level tertinggi
-
Ketergantungan pada beberapa pemain inti
-
Sulitnya bersaing dalam duel fisik melawan tim-tim EPL
-
Kedalaman skuad terbatas untuk jadwal padat
Walaupun semangat dan taktik mereka cukup baik, dalam jangka panjang kualitas bisa menjadi penentu degradasi.
West Ham United: Penampilan Inkonsisten yang Mengkhawatirkan
West Ham tampil sangat inkonsisten, dimana mereka kerap mendapatkan hasil-hasil negatif meskipun melawan tim yang kualitasnya di bawah mereka.
Faktor risiko degradasi West Ham:
-
Penampilan inkonsisten
-
Sulit mempertahankan keunggulan saat unggul
-
Lini belakang sering membuat blunder
-
Kurangnya pemimpin di lapangan
Jika tidak menemukan stabilitas, West Ham bisa terlibat dalam drama degradasi hingga akhir musim.
Wolverhampton Wanderers: Tim yang Paling Mungkin untuk Terdegradasi Musim Depan
Penampilan Wolves di musim ini sangat-sangat buruk. Dari 14 laga yang sudah dimainkan, Wolves bahkan belum mencicipi kemenangan sekalipun (M0 S2 K12) dan menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan di musim ini.
Hal yang membuat Wolves terdepan untuk terdegradasi:
- Susah mendapatkan kemenangan
- Tumpulnya lini serang
- Pergantian pelatih yang sering terjadi
Bagaimana dengan Manchester United? Masih Layak Disorot?
Benar bahwa 2020-an banyak klub terkenal mengalami penurunan — dan itu membuat munculnya pertanyaan “apakah degradasi untuk Manchester United mungkin?”
Namun menurut prediksi dari beberapa simulasi musim 2025/26:
-
Michael Owen — lewat simulasi komputernya — memperkirakan Manchester United finis sekitar posisi 12.
- Artinya secara probabilitas, United dianggap relatif aman dari degradasi, walau mungkin tidak berada di posisi papan atas.
Tim Liga Inggris Lainnya yang Berpeluang Besar Terdegradasi
Selain tim-tim di atas, ada beberapa tim lainnya yang berpeluang besar untuk terdegradasi musim ini.
Berikut ini adalah daftar tim tersebut:
- Leeds United
- Fulham
- AFC Bournemouth
- Tottenham Hotspur
Itu adalah prediksi tim Liga Inggris yang mungkin saja akan terdegradasi pada musim ini.
Isu degradasi Manchester United lebih banyak muncul karena performa buruk di awal musim dan tekanan publik yang besar. Namun secara objektif, mereka memiliki kualitas skuad, pengalaman, dan dukungan finansial yang terlalu besar untuk benar-benar menjadi kandidat utama degradasi.
Sebaliknya, tim-tim seperti Wolverhampton Wanderers, Burnley, Brentford, dan Nottingham Forest lebih realistis menjadi penghuni zona merah pada akhir musim 2025/26.
Meski begitu, Premier League selalu penuh kejutan, dan jika Manchester United tidak memperbaiki performa, apa pun bisa terjadi—termasuk skenario paling menakutkan dalam sejarah klub.

